Postingan

Gambar
 Review Manga "Goodbye, Eri" Karya Tatsuki Fujimoto Tatsuki Fujimoto, mangaka yang dikenal luas lewat karyanya Chainsaw Man dan Fire Punch, kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam membongkar batas medium manga melalui Goodbye, Eri. Terbit sebagai one-shot sepanjang lebih dari 200 halaman, karya ini memperlihatkan sisi personal dan eksperimental Fujimoto: sebuah perpaduan antara drama keluarga, refleksi tentang duka, hingga eksplorasi narasi sinematik dalam bentuk panel-panel manga. Goodbye, Eri bermula dari kisah Yuta, seorang remaja yang mendapat permintaan terakhir dari ibunya yang sekarat: merekam kesehariannya hingga saat ia meninggal. Dengan kamera di tangan, Yuta pun mengabadikan momen-momen terakhir itu, dan hasil rekamannya menjadi sebuah film dokumenter yang ia tayangkan di sekolah. Alih-alih mendapat empati, Yuta justru menuai cemoohan karena dianggap “eksploitasi” dan “aneh”. Di tengah keterpurukan, Yuta bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Eri. Ia menont...